Sopir Ancam Pindahkan Terminal Ke Kantor Bupati

Sopir_Ancam_BupatiSINTANG – Sejumlah Sopir angkutan umum di Kabupaten Sintang melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Sintang, Rabu (27/2/2013).

Para sopir ini menuntut sebagian lapak yang sudah berdiri di jalan menuju terminal, agar dialihkan. Sebab mengganggu lalu lintas dan membahayakan pengendara sebab menutup pandangan dan jalan sempit.

Koordinator lapangan aksi Demonstrasi, Jupridin (57) mengatakan bila tuntutan mereka tak ditanggapi, mereka akan beralih menjadikan halaman kantor bupati sebagai terminal.

“Kedatangan kami meminta pemindahan sejumlah lapak, yang dibangun sebagai tempat relokasi pedagang korban kebakaran, kalau tak dipindah, kantor bupati akan kami jadikan terminal, fasilitas jelas lebih lengkap. Paling tidak kami nyaman mandi,” ujar Jupidin.

Selain itu kita juga tak akan masuk ke terminal, dan hanya akan keliling, sehingga retribusi juga tak akan di dapat oleh pemerintah. Menurutnya, jalan yang ditutup kiri dan kanan dan hanyA tersisa 1 meter lebih membuat kendaraan harus keluar masuk dari depan.

Menanggapi tuntutan sopir, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar rapat singkat bersama sopir di Balai Praja Kantor Bupati Sintang terkait tuntutan para sopir angkot terhadap sejumlah lapak yang dianggap mempersempit akses menuju terminal Pasar Inpres.

Asisten II Setda Sintang H Hotler Panjaitan mengatakan tuntutan para sopir ini dinilai wajar karena menyangkut keselamatan para penumpang maupun pengguna jalan.

“Kami menyambut positif tuntutan para sopir ini sebelum ada korban jiwa, secara teknis mungkin ada beberapa lapak yang sudah berdiri akan di bongkar,” kata Hotler Panjaitan.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan membuka wawasan pemerintah untuk mengetahui kondisi lapangan. Dengan adanya keluhan ini maka pemerintah akan tahu kondisi yang di hadapi